Baterai Remote Bocor Meski Jarang Dipakai? Ini Penyebabnya
Remote televisi cadangan disimpan di laci selama berbulan-bulan. Saat hendak dipakai, tutup baterainya sulit dibuka. Di dekat pegas logam terlihat serbuk putih dan salah satu baterai tampak berkerak. Pemiliknya heran: remote itu hampir tidak pernah digunakan. Bukankah baterai yang jarang dipakai seharusnya lebih awet?
Tidak dipakai bukan berarti proses di dalam baterai berhenti sepenuhnya. Baterai sekali pakai tetap memiliki bahan kimia dan batas usia simpan. Ketika dibiarkan lama di perangkat, kondisi penyimpanan, sisa arus yang ditarik rangkaian, dan perbedaan kondisi antar-baterai dapat ikut menentukan risiko kebocoran. Pertanyaannya bukan hanya seberapa sering tombol remote ditekan, melainkan apa yang terjadi selama baterai terpasang.
Apa yang sebenarnya keluar dari baterai?
Pada baterai alkaline, bahan di dalam sel membantu reaksi elektrokimia menghasilkan listrik. Cairan elektrolitnya bersifat basa kuat. Jika terjadi kebocoran, elektrolit dapat mencapai bagian luar dan bereaksi dengan udara. Penjelasan Panasonic Indonesia menyebut kristal putih pada baterai alkaline yang bocor dapat berupa kalium karbonat, terbentuk dari reaksi elektrolit dengan karbon dioksida.
Serbuk putih itu bukan sekadar debu laci yang boleh ditiup atau disentuh begitu saja. Bahan yang bocor dapat mengiritasi atau melukai kulit dan mata. Namun warna kerak saja tidak cukup untuk memastikan semua penyebab kerusakan remote: kontak logam juga bisa berkarat karena lingkungan lembap. Jika ada serbuk atau cairan mencurigakan di ruang baterai, perlakukan sebagai potensi kebocoran terlebih dahulu.
Kebocoran tidak berarti baterai pasti meledak atau perangkat otomatis tidak bisa diperbaiki. Tingkat kerusakan bergantung pada bagian yang terkena, lamanya paparan, dan kondisi kontak listrik. Tetapi memasang baterai baru di atas kerak tanpa pemeriksaan dapat membuat remote tetap gagal bekerja dan menunda penanganan masalah.
Mengapa baterai bisa bocor ketika remote disimpan?
Remote yang tidak digunakan biasanya membutuhkan daya sangat kecil, tetapi tidak semua perangkat benar-benar memutus seluruh rangkaian ketika sedang diam. Baterai yang terus terpasang dapat kehilangan daya perlahan. Setelah sangat lemah atau mengalami pengosongan berlebihan, sebagian jenis baterai lebih berisiko bocor. Ini salah satu alasan Duracell menganjurkan melepas baterai dari perangkat yang tidak akan dipakai selama beberapa bulan.
Suhu penyimpanan juga penting. Laci dekat jendela yang sering terkena panas, tempat lembap, atau perangkat yang tertinggal di kendaraan panas bukan kondisi yang setara dengan penyimpanan kering pada suhu ruang. Panasonic mencatat suhu tinggi dan kelembapan sebagai faktor kebocoran pada baterai yang tidak digunakan. Itu bukan berarti semua baterai yang disimpan di tempat panas pasti bocor; faktor-faktor tersebut meningkatkan risiko, bukan menentukan nasib satu baterai secara pasti.
Ada jebakan lain yang terlihat hemat: ketika remote mulai lemah, hanya satu baterai diganti, sedangkan pasangannya dibiarkan. Dua sel yang berbeda usia atau kapasitas dapat mengalami kondisi pengosongan yang tidak seimbang. Produsen baterai, termasuk Energizer, menyarankan mengganti seluruh baterai dalam satu perangkat sekaligus dan tidak mencampur baterai lama dengan baru, jenis berbeda, atau merek berbeda. Pada remote dengan dua baterai, mengganti sepasang baterai yang cocok lebih masuk akal daripada menyimpan satu yang sudah lemah untuk “menghabiskannya”.
Kalau sudah ada kerak, apa yang aman dilakukan?
Pertama, jangan mencoba menyalakan remote berulang-ulang atau menekan baterai yang menggembung dan tersangkut. Jauhkan perangkat dari anak-anak, buka ruang baterai di tempat berventilasi, dan gunakan sarung tangan serta pelindung mata bila menangani kebocoran. Lepas baterai hanya jika dapat dilakukan tanpa memaksa, membongkar sel, atau menyentuh residu secara langsung. Baterai yang bocor tidak boleh digunakan kembali.
Jika kebocoran hanya ringan dan terbatas pada kontak yang mudah dijangkau, ikuti petunjuk produsen perangkat dan baterai. Panduan Duracell menjelaskan pembersihan kontak menggunakan alat kecil seperti kapas bertangkai sambil memakai perlindungan. Jangan meniup serbuk, menyiram cairan ke rangkaian, atau mencampur bahan pembersih secara sembarangan. Remote harus benar-benar kering sebelum diuji kembali. Bila cairan sudah masuk ke papan sirkuit, pegas rapuh, atau kerusakan luas, penanganan teknisi atau penggantian remote lebih aman daripada eksperimen pembersihan.
Bila cairan baterai mengenai kulit, segera bilas dengan banyak air. Jika mengenai mata, bilas dengan air mengalir dan cari pertolongan medis segera. Pembuangan baterai bekas mengikuti ketentuan pengumpulan baterai atau limbah berbahaya di daerah setempat; jangan dibakar atau dibongkar. Jaga terminal baterai bekas agar tidak bersentuhan dengan benda logam selama menunggu penanganan yang sesuai.
Mencegah kerusakan justru dimulai saat remote tidak digunakan
Remote harian yang masih bekerja normal tidak perlu dibongkar setiap hari. Yang perlu diperhatikan adalah tanda baterai melemah, kontak yang kotor, dan kondisi ruang penyimpanan. Untuk remote cadangan, senter darurat, atau mainan yang akan disimpan berbulan-bulan, keluarkan baterainya lebih dahulu. Simpan baterai terpisah di tempat kering pada suhu ruang, idealnya dalam kemasan atau wadah yang menjaga terminal tidak saling bersentuhan.
Ini berbeda dari masalah ponsel yang panas ketika diisi daya di atas kasur: di sana pelepasan panas saat pengisian menjadi fokus; pada remote, penuaan sel, penyimpanan, dan kemungkinan pengosongan berlebihan menjadi persoalan. Ada pula kemiripan pada keputusan merawat barang: sol sepatu yang jarang dipakai pun dapat menua, walaupun mekanisme kimianya berbeda. Jarang digunakan mengurangi keausan karena pemakaian, bukan menghentikan semua perubahan bahan.
Pelajaran praktisnya sederhana tetapi tidak sama dengan “pakai lebih sering”: untuk barang yang lama tidak digunakan, periksa apa yang masih terpasang di dalamnya dan bagaimana barang itu disimpan. Keputusan kecil mengeluarkan baterai sebelum menyimpan remote dapat mencegah pekerjaan lebih besar ketika perangkat dibutuhkan lagi.
Untuk pembahasan lain tentang sebab-akibat kebiasaan sehari-hari dan cara mengambil keputusan berdasarkan kondisi nyata, jelajahi kanal Hukum Semesta.
